Catatan Kecil

LiVe is SimPle… makE a choiCe, doN’t Look bAck, and Do yoUr beSt.

Archive for October 1st, 2007

tEruS ngApaIn LagI nIh?

with 2 comments

Ini sambungan tulisan yang tadi malam… (hampir aja telat sahur).

Setelah pengumuman penerimaan beasiswa NTUST dipublish, kita akan mendapat kiriman email dari pihak NTUST yang menyatakan bahwa pendaftaran beasiswa kita diterima oleh NTUST. Untuk selajutnya kita diharapkan mengurus lagi deh persyaratan untuk daftar ulang di NTUST. Boleh dibilang tahapan ini yang memaksa orang untuk berpikir lebih dari sekali dalam menerima beasiswa yang diberikan. Liat aja list dibawah ini :

  1. Pembuatan passport bagi yang belum memiliki. Estimasi biaya : Tergantung tempat pembuatan.
  2. Legalisir Ijazah dan transkrip nilai asli dari institusi tempat kita belajar, cukup satu lembar untuk setiap item. Klo ijazah dan transkrip nilai masih dalam bahasa Indonesia, harus diterjemahkan terlebih dahulu kedalam bahasa Chinese ato English. Sebaiknya institusi tempat kita belajar yang membuat terjemahan dari kedua item tersebut. Estimasi biaya : tergantung dari setiap institusi yang mengeluarkan legalisir. Oh, iya… jangan lupa membawa contoh spesimen tanda tangan pejabat yang melegalisir.
  3. Pembuatan asuransi kesehatan dan kecelakaan (klo udah punya Askes gak perlu buat lagi… askes dapat digunakan, lumayan buat hemat biaya). Jika asuransi kesehatan dan kecelakaan masih dalam bahasa Indonesia, asuransi tersebut harus di terjemahkan kedalam bahasa chinese ato english oleh penerjemah tersumpah yang diakui oleh departemen hukum dan HAM RI. Sedikit tips untuk item ini, usahakan asuransi kesehatan dan kecelakaan dijadikan satu dokumen saja (lebih dari satu lembar tidak masalah). Karena akan menghemat biaya… kita buktikan nanti dibawah :D . Estimasi biaya : Asuransi kesehatan dan kecelakaan sekitar 200rb – 300rb rupiah. Terjemahan perlembar 40rb rupiah.
  4. Pembuatan surat kesehatan untuk keperluan keberangkatan international. Biasanya dapat dilakukan di rumah sakit di Indonesia, cari saja tempat pemeriksaan untuk tenaga kerja Indonesia yang akan berangkat ke luar negeri. Kalo di Surabaya dapat dilakukan di RS dr Soetomo.Dokumen kesehatan sudah dalam english, tidak perlu diterjemahkan lagi. Estimasi biaya : 300rb rupiah.
  5. Berikutnya pengurusan akan dilakukan di Jakarta yaitu di Departemen Hukum dan HAM RI, Departemen Luar Negeri RI dan kantor perwakilan R.O.C di Indoensia – TETO Jakarta. Untuk pengurusan ini biasa dititipkan di biro perjalanan atau mengurus sendiri di Jakarta. Catatan, jika menitipkan di biro perjalanan pastikan dokumen apa saja yang diperlukan, pihak biro tidak bertanggung jawab terhadap dokumen yang kurang. Estimasi biaya jika menggunakan jasa biro perjalanan : perdokumen 700rb rupiah. Jika pengurusan dilakukan sendiri… dapat menghemat biaya. Untuk yang melakukan pengurusan sendiri dapat melihat point no 6 dst.
  6. Bawa legalisir ijazah, legalisir transkirip nilai (point 2), asuransi kesehatan asli, asuransi kesehatan english (point 3)… Total 4 dokumen (klo asuransi kesehatan n asuransi kecelakaan dipisah, totalnya jadi 6 dok).

    • Departemen Hukum dan HAM RI Jl. H.R Rasuna Said kav 6-7 Kuningan Jakarta Selatan (2 hari kerja : 10rb rupiah perdokumen). Setelah selesai…
    • Departemen LuarNegeri RI Jl. Pejambon no.6 Jakarta Pusat (3 hari kerja : 1orb rupiah perdokumen). Setelah selesai…
    • Perwakilan R.O.C di Indonesia TETO Jakarta. Lantai 12 (Divisi Pelayanan) Lantai 17 Gedung Artha Graha, Jl Jendral Sudirman, Jakarta. Legalisir di TETO (5 hari kerja : 140rb perdokumen).

    Pembuatan visa ke R.O.C Taiwan dapat dilakukan setelah semua dokumen selesia dilegalisir. Biaya pembuatan visa 630rb rupiah (3 hari kerja).

contoh spesimen TT:

No

Nama

NIP

Jabatan

Spesimen TT

Stempel Institusi

                 

: : Ada beberapa penjelasan yang tidak dituliskan di sini… biasalah terkait dengan percaloan :p ::

Written by nRa

Monday, October 1, 2007 at 11:13 pm

daPeT beAsiSWa NTUST?

with 3 comments

Gimana sih nRa caranya dapet beasiswa di NTUST? mau tau jawabannya… kita tanya GALILEO :) inget kuis Galileo waktu SMU dulu.

nRa :

nGak susah ko’ dapetnya… hanya bermodal sabar menunggu, banyak berdoa, makan n minum jangan lupa (klo ngga bisa rip), minta doa restu sama ortu, minta doa restu sama pacar/istri (klo udah punya istri, minta doa restu sama mertu juga :D ), minta doa restu sama sapa aja deh… paling manjur doanya orang-orang yang teraniaya. so, cari 1 orang temen… terus gebukin rame-rame. Bis ntu minta dia doain supaya kita dapet beasiswa NTUST… klo bisa lagi dapet beasiswa pemerintah R.O.C.

  1. Daftar online via web disini.
  2. Setelah daftar online selesai tunggu aja… ntar dikonfirmasi oleh piha NTUST. Setelah dikonfirmasi kita akan diberika beberapa berkas yang harus didownload.
  3. Download berkas-berkas yang diberikan dan lengkapi syarat-syarat yang diperlukan.
  4. Kirim semua persyaratan melalui pos (maksudnya hardcopy, gak lewat online lagi) sebelum tanggal deadline yang ditentukan. Klo lewat dari tanggal pendaftaran, beasiswa akan di tunda untuk semester berikutnya.
  5. Periksa di link address kita mendaftar online. Apakah berkas yang kita kirimkan telah diterima pihak NTUST. Segera konfirmasikan ke CP jika dalam 1 minggu file yang dikirim belum diterima oleh pihak NTUST.
  6. Setelah berkas diterima, tunggu aja pengumumannya. Biasanya sekitar sebulan setelah tanggal deadline akan diumumkan penerima beasiswa NTUST untuk international student. Banyak-banyaklah menganiaya orang :)
  7. Klo aplikasi beasiswanya diterima, Selamat Anda telah menjejakkan satu kaki anda di NTUST. Klo gak, Maap Anda Belum Beruntung coba lagi cari yang laen… rezeki Anda tidak disini, Semoga Anda mendapatkan tempat belajar yang lebih baik. Amin.

PS: Bersambung… udah ngantuk, ntar mau sahur.

Written by nRa

Monday, October 1, 2007 at 4:21 pm

PaNcasIla sAkTi (i dan T boleh ditukar posisinya)

with 6 comments

<Dibaca dengan keras dan lantang seperti waktu upacara semasa sekolah dahulu>

 Pancasila :

  1. Ketuhanan yang maha Esa
  2. 3. 4. dan 5. (masih sama, tidak mengalami perubahan :p )

Itulah bunyi sila-sila Pancasila yang saya kenal selama ini. Sejak menginjakkan kaki ke bangku sekolah dasar (saya gak pake TK) hingga SMU, hampir setiap upacara bendera saya menyebutkan sila-sila tersebut dengan lantang.

Bertepatan dengan hari Kesaktian Pancasila yang jatuh ada hari ini (1 Oktober 2007), ingin rasanya melihat kembali kebelakang. Mungkin dahulunya Pancasila memang Sakti, PKI aja gak bisa ngejatuhin Pancasila (semoga sejarah gak menipu saya n teman-teman sekolah saya :D ). Tapi lihatlah sekarang ini… dilingkungan kita, tempat tinggal kita, dan negara yang kita cintai ini.

  • Sila ke-1, masih okelah…
  • Sila ke-2, apakah kebanyakan manusia Indonesia masih beradab? (pertanyaan juga tertuju untuk saya sendiri)
  • Sila ke-3, semoga gak ada gejolak-gejolak lagi didaerah yang ingin memisahkan diri dari negara kesatuan ini
  • Sila ke-4, nah yang ini saya lupa… menurut hemat saya, sila ke-4 ini yang paling gak relevan sama keadaan negara kita sekarang ini. Seharusnya rakyat menjadi prioritas utama dalam pembangunan, pendidikan, kesehatan, bahkan dalam mengambil keputusan-keputusan negara. Tapi nyatanya… malah wakil rakyat yang mendapatkan semua itu. Rakyatnya… malah bingung gak ngerti apa-apa n gak dapet apa-apa.
  • sila ke-5, ini lagi… masih sangat jauh dari keadaaan yang diharapkan.

Apapun kondisi yang kita alami sekarang… Pancasila masih tetap menjadi landasan negara ini. Semoga dikemudian hari sila-sila Pancasila dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Indonesia. Amin.

Pancasila

PS: Kenapa gak saya tulis lengkap… karena saya lupa sila ke-4. Lebih bahaya nantinya kalo saya salah tulis :D .

Written by nRa

Monday, October 1, 2007 at 8:03 am

Posted in Oh negeri ku