Archive for March 25th, 2008
MobileZero is Running
Alhamdulillah… bisa online seperti dahulu lagi
, berkat bantuan dari MobileZero. Untuk sementara peran dari Semut Kecil diambil alih oleh MobileZero. Bingung dengan MobileZero? mari kita kenalan dengan MobileZero.
Left – Right : Semut Kecil – MobileZero
MobileZero adalah notebook IBM-X40 versi lama. Jika dibandingkan dengan Semut Kecil memang MobileZero masih sedikit dibawah sang Semut Kecil. MobileZero hanya menang dalam hal mobilitas, karena ukurannya yang kecil dan mungil. Ditenteng kemana saja gak masalah… dan struktur hardisk IBM yang sangat terpercaya untuk menjaga keamanan data dari goncangan… membuat saya tidak khawatir menenteng MobileZero kemana saja
.
Ketika teman-teman saya mengetahui saya kehilangan Semut Kecil, salah satu teman lab saya menawarkan untuk meminjamkan notebook yang diperoleh dari lab. Sebenarnya notebook ini adalah notebook yang dipinjamkan kepada Iwan (teman lab saya), karena beliau telah memiliki notebook, beliau menyarankan saya untuk menggunakan fasilitas lab tersebut. Alhasil setelah lapor dengan Professor, notebook mungil tersebut berpindah tangan kepada saya.
Pada awalnya… wuih
, notebook ini tak terurus. Iwan sendiri juga bingung dan berencana untuk menginstall ulang notebook ini, karena notebook ini adalah warisan turun temurun dari senior ke junior di Lab tempat saya bernaung. Spyware dimana-mana, virus meraja lela dan program2 antah berantah berserakan disegala penjuru. Niat untuk mengistall ulang notebook ini pun muncul kembali.
Ternyata tidak mudah mengistall ulang notebook asli IBM, yang memiliki operating system original Windows XP. Sebenarnya cukup dengan menggunakan fasilitas IBM, dengan melakukan restore factory, Notebook akan kembali seperti semula… tetapi akses menuju kesana dipassword oleh senior saya terdahulu, dan beliau lulus dan asisten lab yang sekarang juga tidak tau passwordnya. Alhasil saya harus memformat hardsik dan ternyata boot disk yang dijalankan tidak menerima versi lain dari Windows XP. Booting pun saya lakukan dengan menggunakan Ubuntu dan Kubuntu. Iwan yang membantu saya dalam proses tersebut, karena beliau sangat ahli dalam hal linux. Live CD Linux juga ternyata tidak dapat membaca hardisk untuk diformat
… wah harus bagaimana lagi neh? Tanya sana sini… tanya guguk (temen kuliah di TC-ITS) udah, tanya mbah google udah. Ketika hampir menyerah… saya coba lagi booting dari Windows XP yang awal, begitu girangnya saya ketika melihat booting ini berhasil
. Entah apa yang saya lakukan sebelumnya… saya juga gak tau.
Proses instalasi OS selesai… masalah yang muncul kemudian juga ternyata sama rumitnya. Saya harus mengistal begitu banyak driver2 IBM yang berserakan dan telah hilang ketika di format. Pada saat instalasi inilah notebook tersebut saya namakan MobileZero. Hampir seluruh komputer dilab memiliki nama MobileXXX, saya bingung mau kasih kode berapa untuk notebook ini. Paling enak pilih yang belum ada… jadilah MobileZero namanya.
MobileZero hanya memiliki processor Intel Pentium Mobile 1GHz, Physical Memory 256 MB, Hardisk 40 GB dan Graphic card standard. Klo hanya untuk sekedar chatting, browsing, check email, buat tugas dan laporan di MsOffice, baca paper pake Adobe Acrobat Reader, nonton film dan liat-liat foto hasil jepretan, MobileZero masih dapat mengatasinya. Tetapi jika harus menjalankan NS2 atau mengutak-ngatik hasil jepretan dengan Adobe Photoshop CS2, saya masih harus ke lab
.
Welcome to my live MobileZero… kau kan kurawat sebaik mungkin, dan akan selalu kubawa jika harus meninggalkan kamar terlalu lama
.





