Archive for April 8th, 2008
budaya : makan dikelas
Perbedaan tempat tinggal dapat menyebabkan perbedaan budaya yang dianut… itu sudah pasti dan dapat dimaklumi oleh semua orang. Seperti halnya di Taiwan, tempat saya belajar kungfu saat ini. Kultur budaya di Taiwan jauh berbeda dengan budaya Indonesia. Sebenarnya tidak usah mikir terlalu jauh sampai ke Taiwan. Di Indonesia saja sudah pasti banyak perdedaan budaya.
Budaya yang saya maksud disini adalah prilaku dalam pergaulan dan kehidupan sehari-hari. Salah seorang teman lokal pernah bertanya… dia menanyakan berapa kali saya mandi sehari. Saya jadi aneh… dengan pertanyaan tersebut. Dengan sepontan dijawablah dua kali sehari. Kenapa mandi dua kali sehari… nah lho? tambah bingung gak… ditanya begitu. Saya bilang aja, sudah dari dulu (sejak kecil) saya mandi 2 kali sehari. Dia menceritakan klo dia hanya sekali sehari… diwaktu malam hari. So, jangan heran dengan anak lokal disini… klo pagi-pagi masih kumel. Bahkan ketika mengikuti pelajaran dikelas
. Alasannya biar hemat waktu dan gak buang-buang tenaga… bangun pagi langsung berangkat kekampus… untung mereka masih sikat gigi
… klo gak, gak tau deh jadinya :p . Dengan perbedaan tersebut saya dapat memaklumi prilaku mereka… yang penting kita sendiri hidup bersih
, gak perduli budaya disini seperti apa.
Hal yang kedua… yang sudah lama saya amati adalah makan dan minum dikelas. Ketika awal masuk kuliah… agak canggung untuk menenggak minuman didalam kelas. Tetapi lama-kelamaan saya jadi ikut2an mereka (teman-teman lokal). Sarapan pagi saya bawa kekelas dengan sebotol air mineral yang selalu setia menemani. Tetapi saya makan sewaktu jam istirahat… masih sungkan untuk makan walaupun hanya roti didepan prof. Kebetulan tadi siang jam kuliah saya melebihi waktu yang ditentukan.. tetapi prof memberikan kesempatan kepada seluruh mahasiswa untuk membeli lunch terlebih dahulu, kemudian melanjutkan kembali pelajaran hingga pukul 13.20. Singkat cerita kami anak Indo pun berangkat ke kantin untuk membeli makan siang. Dibawa kekelas… pengennya makan dikelas. Sewaktu dikelas… prof sudah memulai pelajaran. Dengan hati yang bimbang dan perut yang sudah keroncongan… mau dimakan ato tidak nih makanan. Lihat kanan-kiri, hanya anak2 lokal saja yang menyantap makanannya dengan lahap. Padahal prof sedang menerangkan pelajaran didepan. Kami yang berasan dari Indo masih bertanya satu dengan lainnya. “Loe gak makan?” tanya ku pada seorang teman… “gak, sungkan gwa” jawab temanku.
Budaya sungkan kepada orang yang lebih tua… masih mendarah daging didalam diri kami. Apalagi orang tersebut adalah Prof yang mengajar kami. Sebanarnya hal tersebut bukanlah suatu masalah… prof sendiri yang menyarankan untuk menikmati lunch dikelas… karena jam pelajaran yang lebih lama. Prof2 disini tidak pernah ambil pusing ketika melihat siswanya makan dan minum dikelas. Berbeda sekali dengan keadaan dinegara kita
.
Masih banyak lagi keunikan2 yang saya temui disini. Suatu saat akan saya sambung cerita ini… jika saya mengalami keadaan2 unik ini

![Preweding [colongan] Preweding [colongan]](http://farm3.static.flickr.com/2652/4178802498_de129439eb_t.jpg)


