Catatan Kecil

LiVe is SimPle… makE a choiCe, doN’t Look bAck, and Do yoUr beSt.

tEruS ngApaIn LagI nIh?

with 2 comments

Ini sambungan tulisan yang tadi malam… (hampir aja telat sahur).

Setelah pengumuman penerimaan beasiswa NTUST dipublish, kita akan mendapat kiriman email dari pihak NTUST yang menyatakan bahwa pendaftaran beasiswa kita diterima oleh NTUST. Untuk selajutnya kita diharapkan mengurus lagi deh persyaratan untuk daftar ulang di NTUST. Boleh dibilang tahapan ini yang memaksa orang untuk berpikir lebih dari sekali dalam menerima beasiswa yang diberikan. Liat aja list dibawah ini :

  1. Pembuatan passport bagi yang belum memiliki. Estimasi biaya : Tergantung tempat pembuatan.
  2. Legalisir Ijazah dan transkrip nilai asli dari institusi tempat kita belajar, cukup satu lembar untuk setiap item. Klo ijazah dan transkrip nilai masih dalam bahasa Indonesia, harus diterjemahkan terlebih dahulu kedalam bahasa Chinese ato English. Sebaiknya institusi tempat kita belajar yang membuat terjemahan dari kedua item tersebut. Estimasi biaya : tergantung dari setiap institusi yang mengeluarkan legalisir. Oh, iya… jangan lupa membawa contoh spesimen tanda tangan pejabat yang melegalisir.
  3. Pembuatan asuransi kesehatan dan kecelakaan (sebagai catatan, askes tidak disarankan untuk digunakan… karena sudah terdapat beberapa kasus dimana askes tidak mencantumkan secara detail periode asuransi). Jika asuransi kesehatan dan kecelakaan masih dalam bahasa Indonesia, asuransi tersebut harus di terjemahkan kedalam bahasa chinese ato english oleh penerjemah tersumpah yang diakui oleh departemen hukum dan HAM RI. Sedikit tips untuk item ini, usahakan asuransi kesehatan dan kecelakaan dijadikan satu dokumen saja (lebih dari satu lembar tidak masalah). Karena akan menghemat biaya… kita buktikan nanti dibawah😀 . Estimasi biaya : Asuransi kesehatan dan kecelakaan sekitar 200rb – 300rb rupiah. Terjemahan perlembar 40rb rupiah.
  4. Pembuatan surat kesehatan untuk keperluan keberangkatan international. Biasanya dapat dilakukan di rumah sakit di Indonesia, cari saja tempat pemeriksaan untuk tenaga kerja Indonesia yang akan berangkat ke luar negeri. Kalo di Surabaya dapat dilakukan di RS dr Soetomo.Dokumen kesehatan sudah dalam english, tidak perlu diterjemahkan lagi. Estimasi biaya : 300rb rupiah.
  5. Berikutnya pengurusan akan dilakukan di Jakarta yaitu di Departemen Hukum dan HAM RI, Departemen Luar Negeri RI dan kantor perwakilan R.O.C di Indoensia – TETO Jakarta. Untuk pengurusan ini biasa dititipkan di biro perjalanan atau mengurus sendiri di Jakarta. Catatan, jika menitipkan di biro perjalanan pastikan dokumen apa saja yang diperlukan, pihak biro tidak bertanggung jawab terhadap dokumen yang kurang. Estimasi biaya jika menggunakan jasa biro perjalanan : perdokumen 700rb rupiah. Jika pengurusan dilakukan sendiri… dapat menghemat biaya. Untuk yang melakukan pengurusan sendiri dapat melihat point no 6 dst.
  6. Bawa legalisir ijazah, legalisir transkirip nilai (point 2), asuransi kesehatan asli, asuransi kesehatan english (point 3)… Total 4 dokumen (klo asuransi kesehatan n asuransi kecelakaan dipisah, totalnya jadi 6 dok).

    • Departemen Hukum dan HAM RI Jl. H.R Rasuna Said kav 6-7 Kuningan Jakarta Selatan (2 hari kerja : 10rb rupiah perdokumen). Setelah selesai…
    • Departemen LuarNegeri RI Jl. Pejambon no.6 Jakarta Pusat (3 hari kerja : 1orb rupiah perdokumen). Setelah selesai…
    • Perwakilan R.O.C di Indonesia TETO Jakarta. Lantai 12 (Divisi Pelayanan) Lantai 17 Gedung Artha Graha, Jl Jendral Sudirman, Jakarta. Legalisir di TETO (5 hari kerja : 140rb perdokumen).

    Pembuatan visa ke R.O.C Taiwan dapat dilakukan setelah semua dokumen selesia dilegalisir. Biaya pembuatan visa 630rb rupiah (3 hari kerja).

contoh spesimen TT:

No

Nama

NIP

Jabatan

Spesimen TT

Stempel Institusi

Further info about NTUST  INSURANCE

: : Ada beberapa penjelasan yang tidak dituliskan di sini… biasalah terkait dengan percaloan :p ::

Written by nRa

Monday, October 1, 2007 at 11:13 pm

2 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Asw..

    dulu waktu ngelamar pake rekomendasi prof. di taiwan ga?

    Peluangnya gimana?

    kalo udah ada prof. di Taiwan yang mau jadi supervisor, biasanya peluangnya tambah besar ya?

    ario

    Wednesday, October 3, 2007 at 10:24 am

  2. @ Ario : klo aku cuma dapet rekomendasi dari dosen di jurusan. Sepertinya klo dapet rekomendasi dari Prof di Taiwan peluang untuk dapat beasiswa lebih besar… Semoga aja dapat beasiswa pemerintah. gud lak…

    nra402

    Wednesday, October 3, 2007 at 11:41 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: