Catatan Kecil

LiVe is SimPle… makE a choiCe, doN’t Look bAck, and Do yoUr beSt.

Indonesian Culture

with 9 comments

 

 

 

angklung

Beginilah jika hidup dinegeri orang, tidak hanya membawa nama pribadi sendiri tetapi juga akan membawa nama negara tercinta Indonesia. Tidak pernah terbayangkan dibenak saya jika saya akan memainkan salah satu alat musik tradisional bangsa (Angklung, red) yang telah diklaim oleh malingsia dengan sesuka hatinya. Ketika berada masih di Indonesia mungkin saya hanya acuh dan tidak perduli dengan keberadaan budaya bangsa sendiri. Tapi semuanya berubah ketika berada disini (baca: Taipei). Setiap tindakan dan perbuatan kita (mahasiswa Indonesia, red) akan berpengaruh terhadap nama bangsa Indonesia.

Saya tidak akan membahas panjang lebar tentang klaim si malingsia terhadap kebudayaan Indonesia. Biarlah masyarakat internasional saja yang menilai apakah Angklung dkk (reog ponorogo) milik Indonesia ato malingsia.

Pada hari selasa kemaren, bertempat di ShiDa (NTNU) Tapiei, yang merupakan sekolah untuk extraordinary student dan merupakan sekolah bahasa mandarin (baca: zhongwen) ternama di Taipei, terdapat festival kebudayaan Indonesia. Festival yang sederhana namun cukup meriah. Pada festival lebih enak disebut acara tersebut pihak NTNU mengundang beberapa mahasiswa dari NTUST untuk memainkan alat musik angklung. Kenapa mahasiswa dari NTUST yang diundang? hehehe🙂 karena mahasiswa NTUST sudah sangat terkenal di Taipei dengan berbagai kebudayaan Indonesia-nya. Penampilan angklung merupakan hal yang biasa bagi kami mahasiswa NTUST, hanya butuh persiapan beberapa hari… langsung tampil😀 .

Acara yang berlangsung selama hampir 2 jam tersebut menampilkan permainan angklung dari beberapa orang teman. Mereka membawakan 4 buah lagu. 2 lagu Indonesia yang sangat terkenal (gundul-gundul pacul dan burung kakak tua), 1 lagu masyarakat Taiwan judul mandarinnya saya gak tau🙂 (Home Sweet Home) dan terakhir lagu Internasional yang sangat populer salah satu OST film yang pernah meraih oscar (Sound of Music). Penampilan lainnya adalah tarian tradisional dari Jawa Tengah tepatnya Solo yang dibawakan oleh teman Heri. Acara dilanjutkan dengan memperkenalkan budaya Indonesia melalui multimedia dan tidak lupa yang paling ditunggu memperkenalkan makanan khas Indonesia. Acara semakin meriah dengan kedatangan teman-teman dari NTUST.

Di NTUST sendiri festival kebudayaan Indonesia akan diadakan pada setiap tahun pada bulan maret gak tau klo tahun depan bulan apa . Acara yang bertajuk Indonesian Culture Exebition tersebut akan memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada masyarakat Taiwan umumnya dan kepada mahasiswa-mahasiswa Taiwan khususnya.

Sebagai bangsa yang berbudaya, marilah kita pelihara budaya bangsa kita… klo malingsia cari gara-gara lagi, hajar aja!

Berita terkait (zhongwen news: NTNU)

tim1 tim2

Written by nRa

Thursday, December 13, 2007 at 9:17 am

9 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Hwuehe… aku lihat ada Heri di sana…🙂

    galih

    Thursday, December 13, 2007 at 10:24 am

  2. Indonesia Raya… Merdeka… Merdeka… Hiduplah Indonesia Raya…

    aji putra

    Thursday, December 13, 2007 at 12:28 pm

  3. Hehe…itulah asyiknya tinggal di negri orang…semua orang indonesia serasa sodara sendiri…
    Eh btw…Nra…itu beneran si Heri? Heri skrg barengan kuliah ama nra di sana juga ya? (sori kabar yg didapat gak up to date😀 ) dia ada blog nggak? Salam aja deh ya…

    ulliee

    Thursday, December 13, 2007 at 2:46 pm

  4. @ galih : iya… emang Heri kembarannya si Roy (mode: ketawa ngakak)😀

    @ aji putra : udah lama merdekanya mas🙂 , emang mo merdeka berapa kali :p

    @ ulliee : yoi, semuanya jadi sodara, padahal gak kenal sebelumnya. iya beneran itu Heri, yang super heboh… apalagi klo udah duet sama si Roy😀 . blog heri… kaya’nya gak ada deh, klo friendster ada… ntar tak sampaikan salamnya.

    nRa

    Thursday, December 13, 2007 at 3:31 pm

  5. Malaysia bisa mengklaim angklung sebagai kebudayaannya, tetapi fakta menyatakan bahwa Indonesia adalah pemilik angklung yang sebenarnya. Salut buat teman-teman yang telah mempromosikan budaya Indonesia di luar negeri!

    Adi

    Thursday, December 13, 2007 at 5:10 pm

  6. @ adi : bener Di, biarin aja tuh malingsia mengklaim seenaknya… hehe, saya juga salut buat senior2 saya disini (NTUST) yang telah mengajarkan kami🙂 .

    nRa

    Thursday, December 13, 2007 at 11:32 pm

  7. hihi..terikut wabah malingsia jg ya kak?😀
    go Indonesia, kita hrs lebih proaktif lagi nih promosi ttg Indonesia di Luar ini ^-^

    Ardhia

    Saturday, December 15, 2007 at 12:44 am

  8. @ ardhia : hehe, sedikit sih… panas juga neh sama malingsia😀
    yup, betul… harus lebih aktif lagi🙂

    nRa

    Saturday, December 15, 2007 at 4:32 pm

  9. saya bangga dengan budaya indonesia .. dan kita harus melestarikannya ..

    ndii

    Monday, April 12, 2010 at 12:53 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: