Catatan Kecil

LiVe is SimPle… makE a choiCe, doNโ€™t Look bAck, and Do yoUr beSt.

gaYa hIdUp

with 15 comments

Hedonisme yang berasal dari bahasa yunani memiliki arti hidup dalam kesenangan dan kemewahan. Dimana kesenangan menjadi tolak ukur yang mutlak. Mau baca lebih lengkap? tanya saja di Pak Lek Wiki.

Hedonisme sering diartikan sebagai sifat atau prilaku hidup yang buruk. Karena seseorang akan cenderung menghambur-hamburkan uang demi kesenangan sesaat. Tanpa memperhatikan dampak dan akibat yang timbul berikutnya. Prilaku hedonisme ini telah menjalar diberbagai kalangan masyarakat kita. Lihatlah disekeliling kita jika ingin membuktikan. Prilaku konsumtif masyarakat Indonesia semakin tinggi tingkatannya.

Terkadang kita tidak mengetahui, manfaat dari pembelian sebuah barang atau produk. Kebanyakan dari kita hanya mengikuti trend yang sedang digandrungi. Contoh nyata adalah dari berbagai peralatan elektronik yang dimiliki. Tidak sedikit dari kita yang terpengaruh untuk membeli produk-produk keluaran baru, padahal produk lama masih layak untuk digunakan. Kalau kita ingin melihat lebih spesifik lagi, ponsel dan gadget pemutar musik merupakan peralatan yang paling digandrungi. Setiap promosi produk baru, kita pasti akan terpengaruh untuk memilikinya. hal tersebut didukung oleh sebuah lembaga survey yang dimuat pada harian JawaPos edisi Jumat, 28 Desember 2007. Dimana masyarakat Indonesia mengganti ponselnya dalam kurun waktu 7 bulan. Waktu yang sangat singkat jika dibandingkan rata-rata penggantian ponsel seluruh dunia (2 tahun).

Gaya Hedonisme sebenarnya tidak hanya memberikan efek negatif, tetapi juga memiliki sisi positif. Jika tingkat komsumsi masyarakat terhadap barang-barang mewah meningkat boleh dikatakan masyarakat kita memiliki ekonomi yang mapan. Tetapi hal tersebut berbeda dengan kenyataan yang ada dilapangan. Masyarakat yang kaya semakin menunjukkan kekayaannya dan yang miskin akan semakin miris dengan kehidupannya. Sisi positif yang dapat kita ambil berupa investasi dari dunia internasional untuk mengembangkan industri dinegara kita. Investasi masih menjadi andalan utama pemerintah dalam membangun kerangka industri Indonesia.

Ada baikknya kita memperhatikan manfaat suatu barang jika akan membelinya.ย  Jika kita telah memiliki produk degan fungsi yang sama dengan produk yang akan kita beli, hendaknya berpikir lebih jauh tentang pembelian barang tersebut.

* always have fun๐Ÿ™‚ … gambar nyolong dari internet๐Ÿ˜€

 

Written by nRa

Friday, December 28, 2007 at 5:19 pm

Posted in Article/Artikel

Tagged with ,

15 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Sip, sepakat !!!

    abdulmuneverlose

    Friday, December 28, 2007 at 5:46 pm

  2. mendingan hidup sederhana ajah….
    gaya gitu *hedonis* itu bukan gaya gue…. huehehehe… :p

    ajiputra

    Friday, December 28, 2007 at 6:43 pm

  3. Kamu terlalu sederhana mengungkap hedonisme, ndra.
    Sama seperti komunisme dan sosialisme, terjadi pengkaburan makna untuk isme yang satu ini.

    Hedonisme tidak semata-mata mengejar kesenangan, tapi kebahagian. Jadi menolong orang, memberi bantuan, masih sejalan dengan hedonism, karena memberi penerima maupun pemberi kebahagiaan.
    Nah berhubung miskonsepsi dalam menghadapi ism yang satu ini… Manusia jadi rusak, karena yang dikejar hanya kesenangan sesaat bukan tujuan akhir hedonism, “kebahagiaan sejati”

    Sekian, Over and out…
    *back to TA*

    dnial

    Friday, December 28, 2007 at 7:48 pm

  4. @ ajiputra : hehe, iya emang lebih enak hidup sederhana.

    @ dnial : aku manut kowe ae niel… koen kan ahli filsafat dkk๐Ÿ™‚

    nRa

    Friday, December 28, 2007 at 11:12 pm

  5. Ahli ngacor tepatnya ndra…๐Ÿ˜€

    dnial

    Saturday, December 29, 2007 at 1:10 am

  6. Hedonisme sejalan dengan sifat dasar manusia. Kita orang Indonesia punya nafsu yang besar untuk ber-hedon-hedon ria. Kita menghujat orang sangat kaya pelaku hedonisme karena kita tidak bisa berbuat seperti mereka. Ambil contoh, kita memandang sinis orang Indonesia yang pakai HP termutakhir tiap 3 bulan. Kita sinis, karena kita tidak perlu HP. Tapi kita tak bisa hidup tanpa EOS 350D. Bulan berikutnya perlu 70-200 f2.8 L IS. Bulan berikutnya butuh 480 EX. Bulan berikutnya sakaw mati butuh 10-22 EFS….

    hehehehehe…..

    galih

    Monday, December 31, 2007 at 5:58 pm

  7. Hedonisme sejalan dengan sifat dasar manusia. Kita orang Indonesia punya nafsu yang besar untuk ber-hedon-hedon ria. Kita menghujat orang sangat kaya pelaku hedonisme karena kita tidak bisa berbuat seperti mereka. Ambil contoh, kita memandang sinis orang Indonesia yang pakai HP termutakhir tiap 3 bulan. Kita sinis, karena kita tidak perlu HP. Tapi kita tak bisa hidup tanpa EOS 350D. Bulan berikutnya perlu 70-200 f2.8 L IS. Bulan berikutnya butuh 480 EX. Bulan berikutnya sakaw mati butuh 10-22 EFS….

    hehehehehe…..

    galih

    Monday, December 31, 2007 at 5:59 pm

  8. @ galih : wkakakakaka… bener lih๐Ÿ™‚

    nRa

    Tuesday, January 1, 2008 at 12:11 pm

  9. wuiks… gambar ceweknya cantik n sexy abisss……………………
    *OOT mode*

    deteksi

    Wednesday, January 2, 2008 at 11:21 pm

  10. @ deteksi : gambar nyolong ko’๐Ÿ˜€

    tukang foto keliling

    Thursday, January 3, 2008 at 12:08 am

  11. Hmm…. masa’ miskonsepsi ?

    Malah perasaan konsep hedon itu gitu dech… Kesenangan, bukan kebahagiaan…

    Kalo masalah barang… saya masih setia sama Nokia 3530 yang sejak tahun 2002 belum ganti-ganti. Belum punya uang benernya… bukan setia๐Ÿ˜€

    Rata-rata 2 tahun ya ? Makasih infonya…

    Gyl

    Sunday, January 6, 2008 at 11:29 pm

  12. @ gyl : soal miskonsepsi ato tidak… saya gak teu๐Ÿ˜€
    klo masyarakat inernational rata2 2 tahun ganti sebuah produk baru (terutama cell phone). sama-sama.

    nRa

    Sunday, January 6, 2008 at 11:44 pm

  13. oke juga kalo gaya hidup kayak gitu gak baek!

    EKA

    Tuesday, April 7, 2009 at 4:37 pm

  14. g Hdup Hedonisme jg bs ko d’era skrg ini,.

    ZukHrUf An Nisa

    Wednesday, June 3, 2009 at 6:50 am

  15. hah, gaya hidup impian gw. Ahaha…

    Baqinardo

    Tuesday, January 4, 2011 at 10:51 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: