Catatan Kecil

LiVe is SimPle… makE a choiCe, doN’t Look bAck, and Do yoUr beSt.

Archive for March 2008

Lomba Fotografi

with 4 comments

Bagi para pecinta fotografi, dari mana saja asalnya… ini ada event bagus nih, buat nyari pengalaman jepret-jepret. Sapa tau lagi hoki dan beruntung banget. Hadiah yang ditawarkan lumayan banget tuh. Bisa buat makan setahun kali yah πŸ˜€ .

Berita terkait : Official Website

————————————————————————————-

Garuda Indonesia International Photo Contest 2008

Entrant Criteria
Garuda Photo Contest International is open to all photographers,
professional or amateur from any part of the region stated below :

* ASEAN
* Hong Kong, China
* Japan and Korea
* Australia
* Indonesia
* Other

Notes :

* Photographs that have been published and images that have won
awards will not be accepted.
* The committee reserves the right to disqualify entries that
violate or show any Indonesian people, places or subjects in an
uncomplimentary way.
* All entrants, particularly those under 18, are responsible for
ensuring their submissions are in compliance with the legal
requirements of their country.

Entry Format

* Images accepted in JPEG format as graphic files taken from digital data.
* Images that have been digitally edited with software are also accepted.
* Color and Black and White images are accepted.
* Maximum size per JPEG image : Max. weight/length 1,024 pixels,
resolution of 150 dpi, with max. size 500kb. If the image is larger
than the size mentioned above, please compress to medium JPEG quality.
* Pictures that represent a story ( a continuous set of images )
can be accepted as one entry only.
* Digitally manipulated images (multiply layer photos) are not accepted.
* RGB formatting will be applied as the standard colour image
viewing during the judging process.
* Winners may later be requested to submit JPEG images with higher
resolution for winning material, for production usage in publications,
exhibitions and other related material, as part of the competition.

How to Apply

* Each entrant may enter a maximum of 10 (ten) JPEG images.
* Please register and fill out the online entry form and submit it
along with the JPEG images.
* Please read the details below and then make your entry by
clicking the ‘ Entry ‘ button on this page.
* Submitted images will not be returned under any circumstances.
* JPEG image entries are accepted only in accordance with the
procedures mentioned above.
* Entrants will not be notified of receipt of their entries.
* All data submitted to the contest via the Internet, including
image data and personal information, will be managed by the contest
organizer committee

—– —– —– —– —– —–

Prizes & Awards
First Prize
Trophy + US$ 2,500 + 2 Garuda Tickets all Garuda destination + Sponsor Product

Second Prize
Trophy + US$ 1,500 + 1 Garuda Ticket all Garuda destination + Sponsor Product

Third Prize
Trophy + US$ 1,000 + 1 Garuda Ticket all Garuda destination + Sponsor Product

Special Award, The Best Landscape, The Best People/Culture
Certificate + Sponsor Product

Written by nRa

Monday, March 31, 2008 at 8:18 am

SanG LegenDa akHiRnyA ganTuNG sePatU

leave a comment »

 

romario

Akhirnya sang legenda itu mengakhiri karirnya dilapangan hijau. Dialah sang legenda dalam dunia sepak bola… terutama bagi saya. Penyerang yang telah menyumbangkan lebih dari seribu goal baik dilevel klub maupun level internasional. Ya… dialah Romario Faria, yang mengantarkan Brazil menjadi kampiun piala dunia pada tahun 1994 di Amerika Serikat.

Saya ingin bernostalgia kembali ke tahun 1994, dimana saya pertama kali mengenal dunia sepak bola saat masih duduk dibangku sekolah dasar. Bersama tandemnya yang mungil nan mematikan Bebeto, Brazil berhasil menjadi juara pada ajang sepak bola sejagat itu. Dikomandoi oleh sang kapten Dunga, yang sekarang menjabat sebagai pelatih tim Samba. Ketiga sosok itulah yang saya ingat hingga saat ini. Teringat ketika hari pertama masuk sekolah… setelah liburan panjang selama sebulan. Partai final yang mempertemukan tim Azzurri Italy dan tim Samba Brazil harus diakhiri dengan adu keberuntungan tendangan pinalti. Sial bagi Italy dengan pahlawannya saat itu, Roberto Bagio yang harus membuang peluang disaat-saat akhir pertandingan.

Romario yang memiliki nama lengkap Romario de Souza Faria memulai karir sepak bolanya di klub lokal Vasco Da Gama pernah berkecimpung dikomptesi eropa bersama PSV Eindhiven dan Barcelona. Akhir karirnya juga disembahkan kepada Vasco Da Gama, klub yang telah membesarkan namanya. Hingga saat ini.. sulit menggantikan sosok Romario didalam dream tim saya, sejak mulai mengenal sepak bola.

Berita Terkait :

Written by nRa

Saturday, March 29, 2008 at 6:12 pm

Posted in Sports

MobileZero is Running

with 8 comments

Alhamdulillah… bisa online seperti dahulu lagi πŸ˜€ , berkat bantuan dari MobileZero. Untuk sementara peran dari Semut Kecil diambil alih oleh MobileZero. Bingung dengan MobileZero? mari kita kenalan dengan MobileZero.

before after

Β Left – Right : Semut Kecil – MobileZero

MobileZero adalah notebook IBM-X40 versi lama. Jika dibandingkan dengan Semut Kecil memang MobileZero masih sedikit dibawah sang Semut Kecil. MobileZero hanya menang dalam hal mobilitas, karena ukurannya yang kecil dan mungil. Ditenteng kemana saja gak masalah… dan struktur hardisk IBM yang sangat terpercaya untuk menjaga keamanan data dari goncangan… membuat saya tidak khawatir menenteng MobileZero kemana saja πŸ™‚ .

Ketika teman-teman saya mengetahui saya kehilangan Semut Kecil, salah satu teman lab saya menawarkan untuk meminjamkan notebook yang diperoleh dari lab. Sebenarnya notebook ini adalah notebook yang dipinjamkan kepada Iwan (teman lab saya), karena beliau telah memiliki notebook, beliau menyarankan saya untuk menggunakan fasilitas lab tersebut. Alhasil setelah lapor dengan Professor, notebook mungil tersebut berpindah tangan kepada saya.

Pada awalnya… wuih 😦 , notebook ini tak terurus. Iwan sendiri juga bingung dan berencana untuk menginstall ulang notebook ini, karena notebook ini adalah warisan turun temurun dari senior ke junior di Lab tempat saya bernaung. Spyware dimana-mana, virus meraja lela dan program2 antah berantah berserakan disegala penjuru. Niat untuk mengistall ulang notebook ini pun muncul kembali.

Ternyata tidak mudah mengistall ulang notebook asli IBM, yang memiliki operating system original Windows XP. Sebenarnya cukup dengan menggunakan fasilitas IBM, dengan melakukan restore factory, Notebook akan kembali seperti semula… tetapi akses menuju kesana dipassword oleh senior saya terdahulu, dan beliau lulus dan asisten lab yang sekarang juga tidak tau passwordnya. Alhasil saya harus memformat hardsik dan ternyata boot disk yang dijalankan tidak menerima versi lain dari Windows XP. Booting pun saya lakukan dengan menggunakan Ubuntu dan Kubuntu. Iwan yang membantu saya dalam proses tersebut, karena beliau sangat ahli dalam hal linux. Live CD Linux juga ternyata tidak dapat membaca hardisk untuk diformat 😦 … wah harus bagaimana lagi neh? Tanya sana sini… tanya guguk (temen kuliah di TC-ITS) udah, tanya mbah google udah. Ketika hampir menyerah… saya coba lagi booting dari Windows XP yang awal, begitu girangnya saya ketika melihat booting ini berhasil πŸ™‚ . Entah apa yang saya lakukan sebelumnya… saya juga gak tau.

Proses instalasi OS selesai… masalah yang muncul kemudian juga ternyata sama rumitnya. Saya harus mengistal begitu banyak driver2 IBM yang berserakan dan telah hilang ketika di format. Pada saat instalasi inilah notebook tersebut saya namakan MobileZero. Hampir seluruh komputer dilab memiliki nama MobileXXX, saya bingung mau kasih kode berapa untuk notebook ini. Paling enak pilih yang belum ada… jadilah MobileZero namanya.

MobileZero hanya memiliki processor Intel Pentium Mobile 1GHz, Physical Memory 256 MB, Hardisk 40 GB dan Graphic card standard. Klo hanya untuk sekedar chatting, browsing, check email, buat tugas dan laporan di MsOffice, baca paper pake Adobe Acrobat Reader, nonton film dan liat-liat foto hasil jepretan, MobileZero masih dapat mengatasinya. Tetapi jika harus menjalankan NS2 atau mengutak-ngatik hasil jepretan dengan Adobe Photoshop CS2, saya masih harus ke lab πŸ™‚ .

Welcome to my live MobileZero… kau kan kurawat sebaik mungkin, dan akan selalu kubawa jika harus meninggalkan kamar terlalu lama πŸ™‚ .

Written by nRa

Tuesday, March 25, 2008 at 9:33 pm

Posted in Long Journey of My Live

Tagged with

Indonesian Culture Exhibition 2008 – Trilogi : Final Part

with 8 comments

 

ice15

Hari terakhir pagelaran seni dan budaya Indonesian Culture Exhibition 2008. Hari ini adalah hari puncak dari seluruh kegiatan ICE’08. Acara dimulai dengan pembukaan stand pameran pada pukul 13.00 dan dilanjutkan dengan demo cara membuat “Klepon” oleh mbak-mbak dan ibu-ibu NTUST-ISA. Peserta yang mengikuti demo boleh mencicipi klepon langsung dari pancinya πŸ™‚ . Turut hadir dalam acara tersebut Bapak Ferry Yahya yang juga ikut mencicipi klepon hasil karya mahasiswa NTUST-ISA. Karena bentuk dan rasanya yang unik bagi mahasiswa lokal… klepon tersebut langsung habis hanya beberapa saat setelah demo selesai πŸ™‚ .

ice1

ice12

Tepat pukul 15.00 seluruh tamu undangan telah berada ditempat acara. Acara dimulai dengan penyampaian kata sambutan oleh Ketua NTUST-ISA Pak Slamet W Hia, sambutan oleh Ketua KDEI Pak Ferry Yahya dan terakhir adalah sambutan dari President NTUST Mr. Chen-Shi Shuenn dilanjutkan dengan pemukulan Tifa sebagai pembukaan acara Indonesian Culture Exhibition 2008. Acara dilanjutkan dengan persembahan tari Gambyong oleh Daisy dan Liana.

ice2 ice3

Acara ICE 2008 sebenarnya dimulai saat aktor utama David dan Ann memasuki panggung. Aktor tersebut menceritakan kisah perjalanan seorang kakek ke negeri Taiwan dan bertemu dengan seorang mahasiswi yang cantik (barusan balik dari eropa). Pertemuan keduanya diawali dibandara Taoyuan dan diakhiri dengan keinginan sang kakek untuk melihat pertunjukan ICE 2008 dari brosur yang dimilikinya. Sungguh suatu kebetulan tempat pagelaran ICE 2008 merupakan kampus dimana sang mahasiswi Ann berkuliah.

ice4 ice5

Acara dilanjutkan dengan berbagai pegelaran dan pertunjukan budaya Indonesia. Mulai dati tari-tarian, pertunjukan instrumen musik hingga pencak silat. Tidak lupa dihidangkan makanan khas ala Indonesia kepada seluruh pengunjung.

ice6 ice7

Acara yang baru pertama kalinya diadakan selama 3 hari berturut-turut ini mendapat apresiasi yang baik dari seluruh pihak. Pak Ferry Yahya sebagai perwakilan Indonesian Economic Trade Office (IETO a.k.a KDEI) meberikan penghargaan kepada panitia ICE 2008 yang telah sukses menyelenggarakan pagelaran seni dan budaya Indonesia. Serta sebagai duta bangsa dalam memperkenalkan warisan leluhur bangsa.

ice8 ice9

ice10 ice11

* mohon maaf tidak dapat menyebutkan satu-persatu dari seluruh rangkaian acara… tunggu aja video ICE 2008 yang sedang dalam tahap pembuatan.

ice13 ice14

Written by nRa

Saturday, March 22, 2008 at 2:14 pm

Indonesian Culture Exhibition 2008 – Trilogi : Part 2

leave a comment »

Menginjak hari kedua, Rabu 12 Maret 2008. ICE 2008 dibuka dengan pameran kebudayaan pada pukul 13.00 WIB (waktu Indonesian BagianTaipei) . Agenda utama pada hari ini adalah workshop “Angklung” dan workshop tarian tradisional “Sajojo”.

Workshop Angklung yang berlangsung pada pukul 16.30 berjalan dengan baik dan meriah. Instrumen angklung telah terkenal dikalangan mahasiswa NTUST. Peserta yang hadir dalam Workshop tersebut sekitar 40 orang mahasiswa lokal. Teman-teman yang tergabung dalam kelompok angklung untuk tampil pada acara Indonesian Culture Exhibition 2008 memberikan beberapa petunjuk dan tips cara bermain angklung. Kevin Octavianus yang menjadi instruktur pada workshop tersebut, mengajarkan sebuah lagu sederhana untuk dimainkan oleh peserta workshop.

Workshop sajojo berlangsung ditempat terpisah. Felly P Hendriks yang menjadi instruktur pada workshop itu memperkenalkan tarian rakyat asal Papua kepada seluruh peserta. Tarian ini sangat menghibur dan mudah untuk diikuti. Dikalangan mahasiswa Indonesian (NTUST-ISA, reds) tarian ini sangat populer. Felly selalu diminta untuk mengajarkan teman-teman cara membawakan tarian ini.

Bersambung… Final Part

Written by nRa

Saturday, March 22, 2008 at 1:35 pm

Indonesian Culture Exhibition 2008 – Trilogi : Part 1

with one comment

ice 2008
ICe 2008 – Movie Show

Kamis, 13 Maret 2008 adalah akhir dari episode Trilogi Indonesian Culture Exhibition 2008. Event akbar mahasiswa Indonesia yang sedang kuliah di NTUST tersebut dimulai sejak hari Selasa hingga Kamis (11,12 dan 13 Maret 2008). Perhelatan yang pertama kali dilaksanakan dalam pagelaran selama 3 hari. Tahun-tahun sebelumnya NTUST-ISA hanya melaksanakan event ICE (Indonesian Culture Exhibition, reds) hanya dalam sehari saja.

Pada hari Selasa 11 Maret 2008, ICE 2008 dimulai dengan acara pameran barang-barang dan kebudayaan Indonesia. pameran tersebut berlangsung selama 3 hari. Stand pameran yang terdiri dari 5 pulau utama yang melambangkan negara Indonesia dimeriahkan oleh pernak-pernih khas tradisional. Mulai dari alat musik, pakaian adat, miniatur rumah adat dan buku-buku panduan wisata daerah dari berbagai pulau tersebut.

Sore harinya dilangsungkan pemutaran film Indonesia yang telah melalui proses editing. Editing dilakukan untuk penambahan subtitle English dan Mandarin. Film yang diputarkan pertama adalah “Naga Bonar Jadi 2”. Film ini ditonton langsung oleh Pak Ferry Yahya, Ketua Kantor Dagang Ekonomi Indonesian – Taipei. Film kedua adalah “Denias Senandung Diatas Awan” film karya anak bangsa yang berhasil go internasional ini memberikan pelajaran dan pendidikan bagi para penonton. Antusiasme penonton lokal yang tidak begitu besar terhadap kedua film tersebut membuat sebagian panitia kecewa, tetapi ini adalah awal yang baik. Karena pemutaran film tersebut merupakan kegiatan pertama yang dilakukan oleh NTSUT-ISA. Dengan harapan kedepannya akan sering diagendakan pemutaran film-film Indonesia sebagai bentuk pertukaran budaya.

movie 3
Pak Ferry Yahya (Jaz Hitam)

* Kedua film tersebut adalah versi asli dari DVD, hanya diubah sedikit untuk penambahan subtitle english dan mandarin. Mohon maaf kepada seluruh pihak yang merasa dirugikan atas editing ini. Maksud yang ingin kami sampaikan adalah baik, ingin mengenalkan budaya Indonesia.

Written by nRa

Friday, March 14, 2008 at 9:22 pm

Terima Kasih Untuk Semua

with 11 comments

Alhamdulillah… rasa syukur saya persembahkan kepada Allah SWT… karena dengan rahmat dan ridhoNyalah, foto saya dapat menjadi foto favorit. Terima kasih untuk bapak dan ibu dirumah… yang selalu mendukung saya dalam segala kegiatan yang saya lakukan. Hal yang terpenting adalah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh teman-teman, bapak-bapak dan ibu-ibu yang telah memilih foto saya sebagai foto favorit.

Penyelenggaraan lomba foto oleh NTUST-ISA dalam rangka kegiatan Indonesian Culture Exhibition 2008 telah memasuki babak akhir. Penilaian untuk foto favorit telah dilakukan dan Alhamdulillah didapatkan oleh “Sun Yat Sen Park“. Lomba akan benar-benar berakhir pada hari Kamis 13 Maret 2008, yang bertepatan dengan agenda pagelaran ICE 2008. Pada saat itu akan diumumkan juara Lomba Foto ICE 2008 oleh dewan juri.

Terima Kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, sungguh suatu anugrah yang amat besar bagi saya. Semoga kedepannya mendapatkan hasil yang lebih baik lagi, amin.

Written by nRa

Friday, March 7, 2008 at 2:22 am