Catatan Kecil

LiVe is SimPle… makE a choiCe, doN’t Look bAck, and Do yoUr beSt.

Miniatur sepakbola dalam pilkada JaTim

with one comment

Ibarat pertandingan sepakbola, pertarungan antara kesebelasan Ka-Ji dan Kar-Sa harus memasuki babak perpanjangan waktu dengan sistem silver goal. Tim yang memiliki goal terbanyak setelah 120 menit akan dinyatakan sebagai pemenang.

Pertandingan antara Ka-Ji dan Kar-Sa pada babak pertama berakhir imbang dan dilanjutkan dengan pertandingan dibabak kedua. Sebanarnya pihak Kar-Sa telah dinobatkan sebagai pemenang oleh wasit dalam pertandingan selama 90 menit. Tetapi sedikit protes diakhir babak kedua membuat wasit mengeluarkan keputusan untuk kembali melanjutkan pertandingan antara kedua kesebelasan.

Pihak MK yang bertindak sebagai wasit memutuskan akan melakukan pencoblosan ulang di kabupaten Sampang dan Bangkalan, serta melakukan perhitungan ulang suara pilkada pada kabupaten Pamekasan. Walaupun merasa tidak puas dengan keputusan wasit, kesebelasan Kar-Sa tetap menerima hasil keputusan yang telah dibuat. Sehingga pertandingan akan dilanjutkan dalam babak tambahan selama 2 x 15 menit.

Jika pada babak tambahan ini kedua kesebelasan masih bermain imbang, atau ada keputusan lain dari wasit yang mempengaruhi pertandingan yang menyebabkan hasil pertandingan menjadi seri. Maka, panitia harus melanjutkan pertandingan melalui adu tendangan pinalti untuk mencari siapa pemenang pilkada Jatim 2008. Semoga saja pertandingan tidak dilanjutkan sampai babak adu penalti. Entah apa jadinya klo sampai hal ini terjadi.

Pertandingan pilkada jatim merupakan pertandingan paling seru dari seluruh pilkada yang ada di Indonesia. Baru kali ini, pertandingan dilangsungkan hingga babak perpanjangan waktu. Kekuatan yang imbang serta kemampuan individu yang hampir setara dari kedua kesebelasan membuat bursa taruhan tidak (quick count, red) tidak dapat memprediksi kesebelasan mana yang akan keluar sebagai juara.

Dengan berlangsungnya babak perpanjangan waktu, otomatis pihak panitia harus bekerja ekstra. Jika pertandingan normal saja dapat menghabiskan biaya ratusan milyar rupiah, ditambah lagi dengan babak tambahan yang katanya akan memakan biaya sebesar 20 milyar (sumber : jawapos). Bayangkan jika dana 20 milyar tersebut digunakan untuk anggaran pendidikan, kesehatan masyarakat, perbaikan fasilitas umum dll. Niscaya pulau madura akan bertambah maju. Andai saja sebuah infrastruktur sekolah (bangunan dan fasilitas) baru bernilai 5 milyar rupiah, maka pulau madura dapat membangun 4 buah sekolah baru bagi generasi mudanya. Tapi apa hendak dikata, inilah realita yang ada dinegeri kita yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. Pilkada merupakan salah satu pesta demokrasi yang harus dijunjung tinggi.

Semoga pemenang dari pertandingan yang berlangsung cukup lama ini dapat menjadi pemimpin yang mengedepankan aspirasi rakyatnya dari pada memenuhi kebutuhan pribadi dan anggota keluarganya sendiri, amiin.

Sumber lain : Jawapos

Written by nRa

Wednesday, December 3, 2008 at 8:57 pm

Posted in Article/Artikel

Tagged with

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. Dan ternyata hasil akhirnya harus lewat adu pinalti ndrak, MK memenangkan gugatan KaJi. Ealah… kapan jatim iso maju lek ngene terus….

    galihsatria

    Wednesday, December 3, 2008 at 11:22 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: