Catatan Kecil

LiVe is SimPle… makE a choiCe, doN’t Look bAck, and Do yoUr beSt.

Apa sih yang tidak kita punya?

with 12 comments

Foto

Upppssss… maap, mungkin judulnya sedikit profokatif. Sumber untuk menulis postingan ini saya dapat dari warung makan Indo jaya di Taipei. Setelah sholat Isya saya mengayuh sepeda pancal saya untuk mencari sesuap nasi. Menempuh perjalanan yang membekukan jari-jari tangan. Ketika masuk kedalam warung, ada beberapa orang Afrika (klo dari pembicaraan sih, sepertinya orang Ghana) yang sedang berceloteh dengan bahasanya. Sambil menyantap sepiring nasi goreng jumbo saya melihat televisi lokal yang sedang menyiarkan berita. Saat berita tentang penggempuran Zionis kepada Hammas disiarkan, salah seorang dari mereka berceloteh. “I have read new in BBCNews that Indonesian muslim will send 5000 soldiers to Gaza tomorrow”. Kontan saya kaget dengan berita ini, walaupun kaget tetapi saya tidak heran. Sejak lama isu ini memang sudah beredar di Indonesia, bahwa FPI akan ikut melaksanakan jihad langsung ke negeri Palestina. Saya hanya menjawab, “may be not tomorrow” (sambil senyum). 

Pembicaraanpun berlanjut saat televisi tersebut menyiarkan berita tentang ‘Smoke Free Taiwan’. Teman yang lain berkata “How about Indonesia?”“Pardon?” saya pura-pura gak ngerti maksud dia. Dia tidak meneruskan pembicaraan kepada saya yang sedang lahap menyantap makan malam, malah mengubah alur pembicaraan kepada temannya dengan mengganti topik sepakbola (Chelsea dibantai abis sama ManU dan Liverpool seri lawan Stoke). Kembali dia menyinggung Indonesia, “Indonesian’s football atmosphere is unique, I saw it in AFF cup … the supporters are amazing and your football league is also amazing (tawuran maksudnya)”. Saya hanya komentar dikit setelah mendengar beberapa perkataan dari mereka berdua. “Its only in Indonesia… not even a single country in the world can provide that kind of atmosphere. We have a unique way in our daily live”.

Diperjalanan pulang saya masih membayangkan celotehan mereka tadi. Bayangkan itu baru 3 aspek kecil yang mereka sebut (FPI, tobacco and football). Setelah menarik pemikiran yang lumayan njelimet (rumit) saya akhirnya mengambil sebuah judul seperti diatas. Kalau judul itu sebuah pertanyaan… maka saya akan menjawabnya.

Apa sih yang tidak kita punya?

Timur sampai ke barat, utara sampai selatan … bisa dibayangkan negara kita yang luas ini. Memiliki berbagai jenis manusia dengan tingkah dan pola perilaku yang berbeda-beda. Negara kita dikenal dengan beraneka ragam kebudayaan dan adat istiadat. Sehingga setiap orang pasti akan berbeda kebiasaannya dengan orang didaerah lain. Itu baru sekala besar, jika ingin dilihat secara lebih detail … apa sih yang tidak kita punya?

  • dari maling jemuran hingga koruptor kelas kakap ada di Indonesia
  • dari warisan nilai pahlawan yang mulia hingga historikal sejarah yang diputar balik kita punya
  • dari penemuan kelas teri hingga patent yang bertaraf internasional ada di Indonesia
  • dari sate madura hingga soto betawi ada di Indonesia (ya jelas ada lah, whehehe)
  • dari kekayaan hutan hingga keanekaragaman hasil laut kita punya
  • dari hasil tambang hingga hasil pertanian ada didalam/diatas tanah
  • nyari pejabat yang gak tau malu sampai pejabat yang berhati mulia juga ada
  • mau cari orang miskin, gampang … mau nyari orang kaya juga gampang
  • nyari murid yang pergi sekolahnya cuma nyeker sampai murid yang hedon ada
  • siswa yang ndablek minta ampun, hingga siswa yang berprestasi internasional kita punya
  • dari permen sampe duit beneran bisa jadi alat pembayaran yang sah, whehehe
  • silahkan tambah sendiri….

Apa arti dari celotehan diatas?  … Semuanya hanya ada di Indonesia.

Kalau kita mau berbangga hati, negara kita adalah negara yang paling lengkap didunia. Seluruh sisi negatif dan positif ada dinegara kita. Bayangkan ketika sebuah penelitian mengatakan humus tanah dijawa setebal 15 cm yang notabene cocok untuk daerah pertanian … malah dijadikan pusat pembangunan. Malah melakukan pertanian didaerah pertambangan🙂 . Saya ingat sebuah cerita dari sebuah milis, seorang warga negara Singapore pernah berkata. “Seandainya Indonesia menjadi negara mandiri … Indonesia tidak lagi membutuhkan dunia. Dunialah yang akan membutuhkan Indonesia”. Sebentar lagi pemilu, semoga negara kita mendapatkan pemimpin yang tahu bagaimana menjadikan Indonesia sebagai negara yang mandiri.

 

Written by nRa

Tuesday, January 13, 2009 at 12:56 am

Posted in Tulisan Iseng / Junk Note

Tagged with

12 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Mmm.. Judul yg atraktif. Jd tergoda bwt menambah list di atas..
    Well, negara qta adalah negara tropis di mana segala macam ‘penyakit’ jg tumbuh subur di sini. Negara qta kaya akan ‘penyakit’ yang diklasifikasikan ke dalam Penyakit Tropis. Amerika aja gak ada tuh nRa.. He2.

    Kalo dokter dari Amrik mw ngobatin Demam Berdarah, Malaria, Typhoid, Chikungunya, Kecacingan, dll rada puyeng jg tuh, krn d negaranya gak ada kasus seperti itu.. He2.

    Afwan, gak ada maksud bwt mencela negara sendiri. Sisi positifnya, dokter Indonesia malah lebih jago dr dokter Amrik dlm menangani DB..
    PEACE..!

    UchiE

    Tuesday, January 13, 2009 at 11:15 am

  2. @ uchie : yup … sepakat tuh, dokter Indonesia kualitasnya no.1 … tapi sayang, sekarang gak profesional🙂 (maap chie). Adek kelas ku dismu pernah nanya beasiswa kedokteran di luar negeri, terus aku saranin … mendingan ambil kuliah di Indonesia kalo kedokteran. Kualitasnya lebih bagus, belum pernahkan liat menteri kesehatan lulusan luar negeri? hehehe .. itu salah satu contohnya klo kedokteran negara kita hebat.

    nRa

    Tuesday, January 13, 2009 at 11:32 am

  3. Daerah pertambangan dijadikan daerah pertanian…hem…maksudnya perkebunan, ya ?
    *melototin tanah tempatku berpijak…*

    Indonesia nan super komplet ini emang keren…
    Banyak yang harus dibenahi memang…karena itu kita perlu mendukung setiap sektor yang ada di negara ini…

    Para profesional Indonesia yang ngendon di LN ada baiknya kembali ke tanah air untuk bersama-sama membangun bangsa ini…

    Bukankah begitu ?

    syelviapoe3

    Tuesday, January 13, 2009 at 1:17 pm

  4. Kita nggak punya musim dingin, dan gugur daun di musim gugur.
    Tapi kita punya salju di Jayawijaya, dan jati meranggas di musim panas… Wekekekeke

    dnial

    Tuesday, January 13, 2009 at 1:56 pm

  5. Bahh! Dalam kali Ucok ini! Btw, punya kenangan buruk ya, ma Dokter di Indonesia..?? Sampe segitunya.. Weleh.. Weleh..
    Mungkin blm ada Menkes yg tamatan LN (paling kalo ada Simposium, Pertemuan Ilmiah baru deh ke LN, he he). Yah, Qta lihat ajha setelah PEMILU nanti..
    Presiden yg baru nanti agar BUKA MATA dunk! “Emas” itu ditemukan dgn teliti..

    UchiE

    Tuesday, January 13, 2009 at 7:07 pm

  6. Semoga yang kita punya itu segera binasa…

    AMIEN

    aCist

    Tuesday, January 13, 2009 at 9:25 pm

  7. @ syelvi : percuma put klo udah balik tapi gak diperhatikan. so, biarlah para profesional itu berada diluar negeri untuk membangun negara orang🙂

    @ dnial : temen dan, aku gak seneng winter …. i hate winter so much😦

    @ uchie : bah …. keluarnya logat medan kau🙂 . Iya … aku benci sama dokter yang salah diagnosa waktu ibu ku kecelakaan. Klo seandainya cepat dibawa ke johor (negara sebelah) … insyaAllah lebih baik hasilnya.

    @ acist : jangan binasa semua donk🙂

    nRa

    Tuesday, January 13, 2009 at 11:29 pm

  8. artinya, km mo tetep di ‘negeri orang’, nra ?
    *menatap udang dibalik batu :D*

    putri

    Wednesday, January 14, 2009 at 12:49 pm

  9. @ putri : semoga cukup 2 tahun disini🙂 … apa hubungannya ama udang put? btw, klo udang diatas bakwan lebih enak kalie, hehe

    nRa

    Wednesday, January 14, 2009 at 9:21 pm

  10. saya setuju dengan point terakhir anda… Indonesia ini cuman salah pengelolaan, dan sepertinya tugas kitalah buat mencoba merubahnya.. klo gag dari kita, lalu siapa? klo gag sekarang, trus kapan?

    nfath

    Friday, January 23, 2009 at 6:21 pm

  11. Wah, keren artikelnya. Kenapa kita tidak terpikir untuk menjadikan indonesia sebagai negara yang terhormat. salam🙂

    fietha

    Sunday, January 25, 2009 at 10:54 am

  12. indonesia . kita punya apa yang nrgara lain gag punya . kita punya jiwa2 nasionalis . tetap bangga dan optimis . *optimis ngapain yaa?* . saia jadi ingt cerita mahasiswa jepang yang kuliah di ui . “kenapa di indonesia orang2 naik diatas kereta?” . (lah emang klo gag naek diatas kereta dimana?REL?) . yaa maksudnya itu ‘diatas gerbong kereta’ . jwbn nya????? its unique indonesian .

    sesin

    Sunday, March 15, 2009 at 1:14 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: