Catatan Kecil

LiVe is SimPle… makE a choiCe, doN’t Look bAck, and Do yoUr beSt.

Sedikit tips memotret

with 5 comments

  • Untuk bisa menghasilkan foto yang bagus, kita harus faham dulu seperti apa foto yang bagus itu. Tak mungkin kita bisa membuat foto bagus kalau kita sendiri sebenarnya tak tau foto bagus itu seperti apa.
  • Definisi foto yang bagus bukanlah definisi yang verbal. Tak mungkin ada definisi yang bisa ditulis bahwa foto bagus itu seperti apa. Anda bisa menelan sepotong pizza dan bilang rasanya enak, padahal Anda tidak bisa membuat definisi “enak” itu seperti apa bukan?
  • Untuk faham seperti apa foto yang bagus, kita bisa melatihnya dengan melihat foto orang lain yaitu dengan membuka-buka aneka majalah dan buku foto.
  • Manakala kita melihat foto dan tertarik, yakinkanlah diri Anda bahwa foto itu bagus. Buktinya Anda tertarik bukan?
  • Kemudian, perhatikan foto itu lalu buatlah pertanyaan didalam hati: mengapa Anda merasa foto itu menarik? Apa yang menarik? Apakah warnanya bagus, atau apakah orang didalam foto itu cantik, apakah susunan benda-benda dalam foto itu menarik, apakahn suasana dalam foto menarik? Intinya, Anda harus tahu alasan apa yang membuat Anda merasa sebuah foto menarik.
  • Setelah Anda tahu apa daya tarik sebuah foto, cobalah berpikir bagaimana cara membuat foto itu. Apakah fotografernya jongkok, apakah fotografernya harus naik tangga, apakah kira-kira fotografernya ngobrol dengan obyeknya, apakah fotografernya mujur mendapat pencahayaan seperti itu, dan sebagainya.
  • Setelah dua langkah terakhir dilalui, sesungguhnya Anda telah mimiliki bekal untuk membuat foto bagus bagi “adegan yang mirip dengan foto yang baru saja Anda amati”. Endapan memori akan sebuah foto bagus adalah bekal bagi Anda untuk membuat foto yang situasinya mirip. Semakin banyak Anda mengamati foto orang lain, maka makin banyak bekal bagi Anda untuk bisa membuat foto yang bagus. Ini bukan menjiplak, tapi menabung ide. Di dunia ini tidak ada foto yang bisa sama sekali ditiru. Sebuah foto pasti dihasilkan dari berbagai ide yang ada dibenak sang fotografer.
  • Kalau sudah memiliki sebuah kamera digital, pakailah tiap hari. Kamera digital apa pun merknya, umur pakainya hanya sekitar enam tahun. Kamera yang dipakai tiap hari jauh lebih awet daripada kamera yang dipakai sekali-sekali saja. Dengan memakai kamera tiap hari, Anda sekaligus berlatih untuk bisa membuat foto yang bagus. (Disadur dari Exposure Megazine)

Written by nRa

Friday, December 25, 2009 at 4:06 am

5 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. tambahan :
    Anda berada pada momen yang tepat ato Anda dengan sabar menunggu momen yang tepat untuk dijepret. Saat2 itu bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Waspadalah😀

    niken

    Friday, December 25, 2009 at 7:46 am

  2. wew.. tengs mas tipsnya.. akan saya laksanakan!!

    Lo

    Friday, December 25, 2009 at 6:36 pm

  3. Suwun ndra.
    *jepret2 maneh*

    dnial

    Sunday, December 27, 2009 at 11:32 pm

  4. @ all : ayoo… mari kita menjepret ^^

    nRa

    Monday, December 28, 2009 at 10:04 pm

  5. Ahahaha… nice info gan…

    galihsatria

    Tuesday, December 29, 2009 at 12:16 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: