Catatan Kecil

LiVe is SimPle… makE a choiCe, doN’t Look bAck, and Do yoUr beSt.

Hongkong – Beijing (Bagian 2)

with 12 comments

Kereta 24 jam dan pencarian salju

Keesokan harinya, Jumat 29 Januari. Tibalah saat yang dinanti-nantikan, sudah tidak sabar rasanya ingin menginjakkan kaki diibukota negeri tirai bambu. Tetapi sebelum itu, perjalanan jauh harus kami tempuh terlebih dahulu. Sebelum berangkat ke stasiun, kami sempat mampir dibeberapa pertokoan daerah Kowloon sekalian makan siang. Sungguh mengagumkan, barang-barang elektronik disini harganya lebih miring. Terlihat sekilas Acer Liquid dengan harga HK$ 3,300 dan special price HK$ 1,400. Jika dibandingkan dengan harga di Taipei NT$ 16,900. Sungguh suatu perbedaan yang lumayan ^^. Ditengah kesempitan waktu untuk check out dari penginapan, saya sempat mengambil gambar mesjid Kowloon yang jaraknya hanya 5 menit berjalan kaki dari penginapan Lee guest house.

Karena kami melakukan perjalanan berlima, jadilah taxi sebagai alat transportasi yang paling efektif di Hongkong. Hanya 10 menit dari penginapan menuju Hunghom stasiun. Sekitar pukul 13 kami telah tiba di Hunghom stasiun untuk menunggu kereta menuju Beijing (http://www.mtr.com.hk/eng/intercity/index.html). Tiket kereta dapat dibeli di Hunghom stasiun. Untuk sekali perjalanan, tidak lebih dari HK$ 500 dengan kualitas Hard sleeper. Hard sleeper memiliki kapasitas 6 penumpang perkamar, 2 bawah, 2 tengah dan 2 atas. Jika membeli tiket pulang-pergi akan mendapatkan diskon 20%. Mungkin memang nasib yang tidak berpihak pada kami berlima. Kami tidak kebagian tiket round trip, dikarenakan oleh peak season tahun baru China. Terlebih lagi, kami harus berpisah 3-2, untunglah biliknya masih bersebelahan. Sehingga tidak sulit untuk berkomunikasi (baca: maen capsa).

Pengecekan imigrasi Hongkong telah selesai, saatnya memasuki kawasan internasional menuju kereta keberangkatan. Kami langsung menuju kereta untuk melepas penat, karena barang bawaan yang segudang, hahaha (lebay). Saya mendapatkan tempat tidur bagian atas. Sungguh, suatu siksaan bagi orang yang bertubuh tinggi jika berada pada bagian tengah dan atas. Untuk dudukpun, kita harus menunduk ^^. Saya sendiri harus mununduk jika ingin duduk ditempat tidur. Saran bagi yang ingin sedikit merasa nyaman di hard sleeper bed, pilihlah bed bagian bawah.

Saatnya berleha-leha diatas kerata, karena kereta yang kami tumpangi akan menempuh perjalanan selama 24 jam diatas rel. Bisa membayangkan jika harus melakukan perjalanan sendiri, betapa bosannya ^^. Kartu pun mulai dikeluarkan, saatnya mengimplementasikan ilmu yang telah ditimba di Makau (kidding). Dimanapun, kapanpun, permainannya tetap Capsa, hahaha. Dibagian depan kamar terdapat 2 buah kursi dan sebuah meja yang melekat pada dinding kereta. Meja itulah yang menjadi saksi keahlian kami berlima dalam bermain capsa. *meskipun ahli, masih aja belum bisa ngalahin mbak Melly, hahahaha.

Persiapan matang juga harus dilakukan didalam perjalanan 24 jam ini. Terutama mengenai makanan. Tipikal orang China, hampir sama dengan orang Indonesia. Kebanyakan dari mereka sangat menyukai mie instant. Emang asalnya mie dari China kali, hehehe. Tetapi bagi orang Indonesia (terutama saya) tidak akan kenyang jika belum menyentuh nasi😛 . So, bekal sudah disiapkan sebelum perjalanan dimulai. Didalam kereta, juga terdapat penjual makanan siap makan. Para penjual makanannya adalah karyawan dari perusahaan kereta api tersebut. Selain menjualkan makanan dari kereta satu ke kereta lainnya. Mereka juga menyediakan sebuah kereta makan. Dimana kita dapat memesan makanan sesuai dengan menu yang tersedia. Dengan catatan, makan dikereta makan harus sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Diluar dari jam makan, mereka hanya menjual makanan ringan dan minuman.

Hampir sehari semalam kami berada didalam kereta, suhu udara diluar sudah menurun dari saat kami berada di Hongkong. Tetapi salju belum juga tampak dari pandangan. Pada akhirnya, sekitar 1 jam perjalanan dari beijing. Barulah sisa-sisa salju tampak dipinggiran jalan dan tembok rumah rakyat. Tidak sabar rasanya ingin cepat tiba di Beijing dan menikmati hari-hari disana. Dan akhirnya 24 jam berlalu, dengan sedikit keterlambatan kereta dari Hunghom statsiun akhirnya berhenti di Bejing West station.

Mesjid KowLoon – Hongkong

Silahkan dinilai sendiri, backpacker atau suitcaser? ^_^

Hard sleeper bed (for me not hard sleeper but hard to sit)

Perjudian dimulai (JUDI: Jujur dilarang)

Bersambung … (bagian 3)

Written by nRa

Thursday, February 11, 2010 at 12:15 am

12 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. nice post juga…😀

    Info dan tipsnya OK..

    UchiE

    Thursday, February 11, 2010 at 12:56 pm

  2. wah seru mas!

    Lo

    Friday, February 12, 2010 at 1:15 pm

    • tak kirain sapa nis, pake id laen. hehehe.
      *eh, beneran anis bukan yah?

      nRa

      Friday, February 19, 2010 at 12:59 am

      • katanya mbak dian tuh, di dunia maya harus pake id laen :p

        Lo

        Friday, February 19, 2010 at 8:24 pm

  3. walah-dalah….
    Ada juga permainan kartu yang namanya capsa, ya ?

    apa ndak ada yang ‘inspeksi’, nra ? he..he..

    Putri

    Sunday, February 14, 2010 at 4:15 am

    • haha… itulah kerjaan yang tersisa dikala akhir minggu, maen capsa. sekarang udah mahir nih ^^. gak pake inspeksi put, kan dapat sertifikat dari Macau😛

      nRa

      Friday, February 19, 2010 at 1:00 am

  4. Hi!! salam kenal.. Mau numpang tanya2 neh. Kalo aku dari shenzhen mau ke beijing naek kereta dan turun di tianjin, kira2 satu stasiun gak yah dengan stasiun kereta yang dari tianjin ke beijing? Trus kl dari tianjin ke beijing (naek kereta) turunya deket dengan wangfujing gak yah?
    Tenkyu atas infonya

    fera

    Monday, July 5, 2010 at 12:39 am

  5. Terima kasih cerita dan informasinya, salam kenal..

    Golahraga

    Tuesday, April 19, 2011 at 1:41 am

  6. 24 jam? wow banget. ga bosen tuh seharian diatas kereta?

    nopan

    Friday, July 12, 2013 at 2:28 pm

    • gak akan bosen kalo backpacking rombongan, malah lebih fun

      nRa

      Sunday, August 11, 2013 at 12:40 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: