Catatan Kecil

LiVe is SimPle… makE a choiCe, doN’t Look bAck, and Do yoUr beSt.

Hongkong – Beijing (Bagian 4)

with 12 comments

The Great Wall of China


Hari ketiga dikota Beijing. Agenda hari ini adalah mengunjungi tembok besar China. Dari rencana perjalanan yang telah diatur, kami akan menuju Badaling Great Wall dengan menggunakan transportasi umum (Subway/Bus). Tetapi hari itu kami diberikan fasilitas lagi, untuk menggunakan mobil yang telah disewa dan khusus mengantarkan kami ketembok besar China. Sang supir begitu ramah kepada kami, hanya saja diantara kami berlima yang sangat faseh zhongwennya (mandarin) adalah jeng Devi. So, dialah yang menemani supir selama perjalanan didalam mobil pada hari itu, yang laen? bisa … molor, hahaha.  Diawal-awal perjalanan, sang supir bercerita sesuatu tentang kota Beijing, Tembok China dan cuaca semasa musim dingin. Supir menyarankan agar kita pergi ke Juyongguan Great Wall, karena lokasi yang lebih dekat dengan kota Beijing. Estimasi menggunakan mobil untuk Badaling great wall adalah 2 jam, sedangkan Juyongguan great wall hanya 1 jam 30 menit. Kita dapat menyusuri tembok besar Juyongguan yang akhirnya akan sampai pada Badaling great wall.

*pada bagian akhir cerita akan saya berikan itinerary yang seharusnya kami jalani, beserta tips-tips untuk menghemat waktu perjalanan selama di Beijing.

Entah beruntung atau bagaimana, pada hari itu salju turun dari langit tepat beberapa saat setelah sang supir bercerita tentang salju. Begitu terkagum-kagum melihatnya, sontak yang lagi tidur ikut bangun menyaksikan salju turun dari dalam mobil, hehe. Setelah sampai di Juyongguan great wall, akhirnya bisa menikmati turunnya salju. Dingiiiiiiiiiiinnnnnnnnnnn, sampai-sampai tangan saya tidak merasakan apa-apa lagi. Deary yang pertama kali menyadari bentuk salju yang sangat unik. Bentuknya simetris dari beberapa buah segitiga yang digabungkan, sungguh suatu ciptaan tuhan yang maha kuasa. Dari butiran air bisa menjadi butiran es yang sangat halus.

Tiket masuk Juyongguan great wall sebesar RMB40. Saran yang harus diperhatikan untuk melewati tembok besar adalah, jangan memilih tembok yang berbukit dan menanjak. Kita akan kehabisan tenaga terlebih dahulu, sebelum mencapai puncaknya. Pilihlah tembok China yang datar, sehingga kita dapat berjalan dari ujung yang satu ke ujung yg lainnya. Ditambah lagi sewaktu kami kesana, suhu udara sedang tidak bersahabat. Alhasil, napas sudah tinggal 0.5 cc diparu-paru😀 . Sebagai informasi, tembok besar China terbentang dari ujung timur dan hingga barat daratan China. Ada beberapa bagian tembok yang tidak menyatu dengan bagian tembok utama. Juyungguan adalah view point terdekat dari kota Beijing. Selain Juyungguan juga ada Badaling dan Mutianyu great wall. Kita dapat memilih sendiri tujuan dari tembok besar yang ingin kita lihat.

Setelah lelah mendaki dan puas berfoto ria, saatnya melanjutkan perjalanan menuju tempat wisata berikutnya. Yang ingin dituju kali ini adalah air terjun. Sebenarnya tidak masuk dalam daftar perjalanan kami selama di bejing. Tapi mumpung mobil dapat membawa kami kesana, ya sudahlah .. dijalani saja ^^. Setibanya disini, bukan malah dapat air terjun, tetapi malah melihat gurung tertimbun salju dan sungai-sungai yang beku. Ditambah lagi dengan biaya masuk daerah wisata sebesar RMB 100, maka kami memilih untuk tidak memasukinya. Untuk mengobati rasa kecewa, kami berjalan kaki pulang menuju gerbang depan (sebelumnya harus menggunakan mobil khusus untuk mencapai daerah air terjun). Diperjalanan inilah, kami bermain-main salju dan bersuka ria dengan sisa-sisa salju dipinggiran jalan. Setelah sampai diparkiran mobil, perutpun terasa lapar dan saatnya makan siang (sudah lewat sebenarnya).

Sang supir membawa kami kesebuah rumah makan all you can eat. Menu yang tersedia adalah daging sapi, kambing, cumi, ikan, bakso ikan, udang, sayur-mayur, buah2an dan minuman susu kedelai. Dalam pikiran saya, pastilah harganya mahal untuk makanan ini. Setelah tidak sengaja terlihat disalah satu tembok, tertera angka 29 kuai a.k.a RMB29, saya pun menanyakan harga makanan ini. Ternyata memang RMB29 untuk setiap orang, dengan porsi makanan sepuasnya. Betapa murahnya jika dibandingkan dengan menu serupa di Taipei. Setelah kenyang, akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke Beijing. Sebelum pulang ke apartemen, perjalanan hari ini kami habiskan  dengan mengunjungi sahabat jeng Devi untuk berliturahmi.

Untuk mengisi kekosongan dimalam hari, kami keluar untuk membeli makanan disebuah restoran dekat dengan apartment. Disambi juga dengan adanya akses internet direstoran tersebut, jadinya lumayan untuk hanya sekedar mengecek email atu berskype ria. Secara di China gak bisa buka youtube dan facebook, jadilah internet dihabiskan untuk membaca email-email yang telah masuk inbox.

Bersambung … (bagian 5)

Written by nRa

Friday, February 19, 2010 at 11:02 pm

12 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Tolong dong beri kami info perjalan ke China… ikut Travel tour apa yang bagus pelayanannya. and tempat wisata- pa aja yg patut di kunjungi.

    Thanks

    Sholichin

    Thursday, April 15, 2010 at 1:15 pm

    • silahkan ditunggu mas solichin, dibagian akhir cerita saya akan kasih list perjalanan.

      nRa

      Tuesday, April 20, 2010 at 9:53 pm

    • Hi,

      Bapak sholichin sudah dapat paket tournya belum..?
      Kalau belum, bapak coba kirim e-mail ke saya, karena saya kerja di travel hkg, siapa tahu program saya cocok dengan yang bapak ingin khan.

      Thanks

      Aming / Kristina

      Monday, July 5, 2010 at 12:11 pm

      • bisa tau emailnya??? ada yang mau saya tanya mengenai tour ke China dari hongkong, terima kasih

        kiraigirl

        Friday, August 5, 2011 at 1:52 pm

  2. Nra…..kita ngobrol di emial aja yaaa…..soanya aku lebih mudah buka di email.

    tolong CC ke sini juga ya. ida.haryuni@suzuki.co.id
    Terima kasih….

    ida haryuni

    Monday, October 18, 2010 at 1:45 pm

  3. Seneng aku baca pengalaman kalian, sangat berguna buat siapa saja yang akan mengadakan trip kesana.

    Thanks

    nia

    Thursday, November 25, 2010 at 12:15 pm

  4. mau tanya apakah ticket kereta hongkong beijing belinya langsung atau lewat internet, saya baca di internet harganya 95$ dan kereta tsb tiap hari ada

    boen johanes

    Thursday, February 17, 2011 at 11:55 am

    • mungkin harganya sudah berubah untuk saat ini.

      nra

      Thursday, March 10, 2011 at 12:00 pm

  5. Terima kasih cerita dan informasinya, salam kenal.

    Golahraga

    Tuesday, April 19, 2011 at 1:41 am

  6. alamat all u can eat rmb 29 dimana,, boleh minta nama resto dan alamat? plzz

    frenky

    Thursday, February 23, 2012 at 11:54 pm

  7. Saya mau ke beijing hair minggu ini tel 16/9/12 bersama keluarga bisa kasi advice ga ya city tour yg murah Di Beijing dimana Dan berapa harganya thanx

    peter ho

    Tuesday, September 11, 2012 at 12:09 am

  8. […] Bersambung … (bagian 5) […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: