Catatan Kecil

LiVe is SimPle… makE a choiCe, doN’t Look bAck, and Do yoUr beSt.

Posts Tagged ‘pilpres

Dengarlah yang kami pinta

with 3 comments

Wahai presiden kami yang baru
Kamu harus dengar suara ini
Suara yang keluar dari dalam goa
Goa yang penuh lumut kebosanan

Walau hidup adalah permainan
Walau hidup adalah hiburan
Tetapi kami tak mau dipermainkan
Dan kami juga bukan hiburan

Turunkan harga secepatnya
Berikan kami pekerjaan
Pasti kuangkat engkau
Menjadi manusia setengah dewa

Begitulah cuplikan lirik lagu ‘Manusia setengah dewa‘ yang dikarang oleh Iwan Fals. Wahai Bapak presiden, kami rakyatmu tidak meminta banyak hal. Cukuplah kami seluruh rakyat Indonesia dapat hidup pas-pasan saja. Pas pengen makan ada nasi, pas pengen minum tersedia air, pas pengen punya rumah ada tempat tinggal layak, pas pengen beli mobil ada duitnya :p .

Hal mendasar yang menjadi kebutuhan adalah sandang, pangan dan papan. Masih banyak rakyat Indonesia yang sampai hari ini belum dapat makan dengan layak sebanyak tiga kali sehari. Jangankan untuk membeli kebutuhan lain, esok hari makan apa saja mereka masih berpikir keras untuk mendapatkannya. Seandainya hasil pertanian kita dapat dimaksimalkan penggunaannya, niscaya tidak ada rakyat Indonesia yang kelaparan lagi. Kalau semua rakyat Indonesia sudah dapat memenuhi kebutuhan pangannya dengan layak … barulah kita dapat berpikir untuk menjadi bangsa yang maju.

Hal kedua yang dibutuhkan adalah pendidikan. Pak Presiden … saya barusan liat iklan di tv (maklum jarang liat tv Indonesia) ada program pendidikan gratis yah sampe smp. Semoga realisasinya berjalan sampai dirasakan oleh rakyat kecil. Klo bisa ditingkatkan lagi yah pak … sampe SMU, tahun depan sampe perguruan tinggi klo bisa (amin).

Mungkin masih banyak hal lain yang ingin disampaikan oleh rakyat Indonesia. Semoga bapak presiden dapat memegang amanah yang kami titipkan. Semoga rakyat kecil dinegara kita dapat menikmati gemahripah negerinya sendiri, amin.

Written by nRa

Tuesday, July 14, 2009 at 11:11 pm

Cerita dibalik kemenangan Sby-Budi

with 7 comments

Terlihat sekali masyarakat kita masih mengenang cerita masa lalu. Bak pepatah, bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal akan sejarahnya sendiri. Berpuluh-puluh tahun lamanya masyarakat Indonesia identik dengan nomor ‘2‘ pada setiap pesta demokrasi. Tak ayal lagi, hampir setiap perhelatan PEMILU pada 40 tahun kebelakang, wakil rakyat dengan no. 2 selalu berada pada jajarang paling depan dalam hasil akhir. Boleh dibilang, 90% suara akan masuk kekantong partai bernomor 2 tersebut. Setelah hampir setengah abad fenomena itu berlalu, akhirnya datang juga (mirip nama acara tv 🙂 ). Kali ini bukan partai yang menjadi pemenang tetapi individu, yaitu individu yang akan menjadi pemimpin bangsa kita selama lima tahun kedepan.

Pilpres kali ini menempatkan SBY-Budi dengan nomor urut 2, nomor yang sangat keramat jika kita menilik sejarah perhelatan demokrasi negara kita. Bukan sebuah keberuntungan, tetapi sebuah kesempatan yang harus dimanfaatkan oleh SBY-Budi. Rakyat Indonesia masih sangat indentik dengan nomor 2, tau atau tidak tentang profil calon presidennya … mereka akan memilih no.2 🙂 .

Kalau saya telaah lebih lanjut, tos-tosan untuk menentukan nomor urut inilah yang harus kita selidiki ulang. Mengapa SBY-Budi bisa mendapatkan no urut 2 dalam pilpres kali ini. Sedangkan JK-Win yang notabene wakil dari partai pohon beringin malah mendapatkan no urut 3. Apalagi Mega-Pro yang beralih ke no urut 1, sedangkan pada waktu lalu … dia identik dengan no.3 . Sempat saya berpikir, seandainya JK-Win yang menempati no urut 2 pada pilres ini, otomatis 60% suara akan masuk kekantong saku mereka, hehehehe. Coba perhatikan pada setiap TPS yang ada, mulailah memperhatikan dengan teliti … kata-kata apa yang disebutkan oleh para penghitung kertas suara. Read the rest of this entry »

Written by nRa

Thursday, July 9, 2009 at 9:18 pm